Twitter @mypangandaran Follow @mypangandaran Facebook myPangandaran Komunitas Orang Pangandaran
Bukutamu dan Testimonial
Randi
115
Randi
Rabu, 07 September 2011 14:24 WIB
jalan akses sidamulih pangandaran mohon diperbaiki
Dani Tondani
114
Dani Tondani
Jum'at, 02 September 2011 20:08 WIB
permisi bos ikut kasih saran...pada tanggal 01 september 2011 kemarin saya dan keluarga berlibur ke pantai pangandaran...namun ada yang mengganjal dalam hati saya....mengenai perahu wisata yang ada di zona aman berenang...mungkin kalo di pisahkan tempatnya...akan lebih nyaman bagi wisatawan yang berenang karena awak kapal ga perlu tiup pluit pertanda perahu mau datang dan pergi...so ..jadi wisatawan memamng aman berenang di zona tersebut...jangan sampai memakan korban seperti kejadian tanggal 01 september 2011 ada yang tertabrak perahu wisata...jadi pengumuman zona aman berenang untuk wisatawan memang aman untuk berenang...jangan nantinya jadi aman untuk berenang tapi tidak aman berenang karena perahu wisata....semoga terwujud...
Idad Ridwan
113
Idad Ridwan
Jum'at, 02 September 2011 02:50 WIB
Permisi gan numpang kasih informasi, kalau ada yang membutuhka akomodasi di Pangandaran, mungkin anda bisa berkunjung ke hotel kami Komodo Island hotel..Terima kasih sebelumnya.
MUHAMMAD ALI IMRON
112
MUHAMMAD ALI IMRON
Senin, 22 Agustus 2011 16:23 WIB
pangandaran pantes mendududuku wisata international wahai masyarakat pangandaran jaga baik-baik potensi pangandaran,salam kenal : M.A.I Jabar sy punya info Khusus Pasutri yang ingin mencapai kebahagian suami istri ga ada salahnya nyempetin lihat web ini :Web Bisnis : www.abenetwork.com/sehatijaya
Toko Online : www.tokopasutri.com/sehatijaya
InsyaAllah Manfaat Amiin...!
Agung
111
Agung
Sabtu, 20 Agustus 2011 11:08 WIB
Saya setuju dengan saudaran Ifran bahwa Pangandaran memang harus dibenahi oleh pemda khususnya agar bisa menjadi tujuan wisata dunia. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pariwisata juga sangat kurang. Hal ini bisa terlihat bagaimana kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, ketertiban dan kenyamanan lingkungan yang notabennya merupakan daerah wisata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun luar negeri. Padahal hal tersebut akan mempengaruhi tingkat perkembangan sektor pariwisata khususnya di Pangandaran yang menjadi tulang punggung bagi penduduk sekitar. Apakah kita mau menjadikan Pangandaran lebih baik atau tidak, itu semua ada di tangan kita khususnya pemda dan masyarakat sekitar.
Irfan
110
Irfan
Minggu, 14 Agustus 2011 20:55 WIB
KENAPA PANGANDARAN “SULIT” JADI TUJUAN WISATA KELAS DUNIA??
Pangandaran sebetulnya punya banyak obyek wisata yang amat mengagumkan dan sulit dicari tandingannya di Indonesia maupun di Negara-negara tropis lainnya di dunia, karena Pangandaran menawarkan pilihan beragam obyek wisata istimewa yang jaraknya saling berdekatan.
Sebut saja, Pantai Barat (Pananjung) dengan ombak yang bersahabat untuk bermain air, Pasir Putih dengan ikan-ikan dan karang elok untuk snorkeling, Hutan Lindung dengan flora & fauna yang menarik, Pantai Timur untuk menyaksikan matahari terbit, Pantai Batu Hiu yang mendebarkan, Pantai Batu Karas yang disukai wisatawan mancanegara, Green Canyon, Citumang, Pantai Karang Nini, dan lokasi-lokasi lainnya yang bisa didapat informasinya diberbagai website,
Tapi dengan segala kelebihan istimewa tersebut, Pangandaran spertinya akan sulit jadi tujuan wisata kelas dunia.
Kenapa?.
Coba kita urutkan sebahagian kecil saja kekurangan Pangandaran.
Aksesibilitas.
Jalan menuju Pangandaran dari berbagai kota di pulau Jawa dan jalan-jalan menuju berbagai obyek wisata hampir seluruhnya kondisinya jelek, rusak dan sangat tidak nyaman.
Apakah karena pihak Pemda tidak memprioritaskan fasilitas infrastruktur untuk menunjang Pangandaran sebagai tujuan wisata?.
Kotor.
Pantai Barat (Pananjung) yang merupakan primadona wisata pantai di Pangandaran kondisinya amat jorok, kotor, penuh sampah dan bau.
Pantai Timur juga tak kalah kotornya, sehingga kenikmatan menunggu matahari terbit menjadi sangat terganggu.
Kekotoran ini sepertinya sudah menjadi ‘icon’ bagi Pangandaran karena di obyek wisatanya, hampir semuanya kondisinya kotor dan menjijikan. Fasilitas bilas dan ganti pakaian juga sangat jorok dan tidak terawat.
Semerawut
Kumpulan warung-warung makanan dan tempat persewaan ban dan surf-board sepanjang Pantai Barat (Pananjung) yang tidak ditata dengan baik membuat pemandangan kearah pantai terhalang (serta memproduksi timbunan sampah yang bau busuk).
Warung-warung penjual Kaus, T-hsirt dan oleh-oleh juga berserakan tidak tertata dengan baik.
Berbahaya
Terlalu banyak perahu mondar mandir di Pantai Barat (Pananjung) yang amat mengganggu kenikmatan bermain air, bahkan membahayakan.
Kenapa perahu-perahu ini tidak dialokasikan terpisah dari tempat para wisatawan bermain.
Bahkan pada saat Snorkling di Pasir Putih juga, perahu-perahu hilir mudik dan sangat membahayakan para perenang.
Semua masalah diatas (termask kekotoran, kesemerawutan dan ketidak nyamanan), terdapat hampir disemua obyek wisata di Pangandaran, termasuk di: Pantai Barat (Pananjung), Pasir Putih, Hutan Lindung, Pantai Timur, Pantai Batu Hiu, Pantai Batu Karas, Green Canyon, Citumang, Pantai Karang Nini, dan lokasi-lokasi lainnya)
Sebetulnya banyak kelebihan potensi yang dimiliki oleh Pangandaran, tapi terlalu banyak juga kekurangan (yang sebetulnya bisa dikelola oleh pihak yang berwenang seperti Pemda (termasuk meng-‘educate’ penduduk sekitar serta para pedagang, tukang perahu dan para pihak yang terkait) untuk menjadikan Pangandaran menjadi lebih baik dan nyaman bagi wisatawan.
Mungkin pihak Pemda sulit menyerap pelajaran dari pengelola (Pemda) pantai Kuta Bali bagaimana meningkatkan citra, kebersihan dan pengelolaan obyek wisata yang baik.
Mungkin para stake-holder dan para pihak terkait dengan kepariwisataan di Pangandaran tidak mampu menjadikan Pangandaran sebagai obyek wisata kelas dunia.
Memprihatinkan sekali.
Edin N
109
Edin N
Sabtu, 13 Agustus 2011 15:54 WIB
Assalamualaikum.wr.wb.
Kepada seluruh penggiat ciamis dan pangandaran , sebenarnya potensi alam yang bisa dikembangkan sangat banyak, dari mulai pertanian sampai dengan pengembangan usaha
berteknologi tinggi bisa dilakukan,namun sayang pemerintah tidak jeli melihat ,sehingga banyak sdm yang pergi kekota untuk mencari pekerjaan karena di daerah tidak ada pekerjaan yang bisa mengembangkan ide -ide mereka, padahal sdm dan sda banyak sekali,contoh ,pertanian dikerjakan asal-asalan,wisata,karena kebiasaan, tidak ada proses produksi yang bisa memanfaatkan tenaga kerja ,pendidikan digembor-gemborkan ,tapi lapangan pekerjaan di daerah tidak ada,jadilah kota manis tapi tanpa gula .
Dede Arifin
108
Dede Arifin
Minggu, 31 Juli 2011 16:04 WIB
Pangandaran dan sekitarnya,,,,siap di meriahkan oleh kami,,,orkes dangdut "solegi" (elgangga group )
hub. kami : 081 313 808 808
(0265) 2641907
Dede Arifin
107
Dede Arifin
Jum'at, 29 Juli 2011 06:29 WIB
Perlu di waspadai,,,hasil pendapatan tiket pangandaran.....bnyk duit hilang,,,,hasil tiket pintu masuk wisata....
Solihin, Ak
106
Solihin, Ak
Kamis, 21 Juli 2011 15:47 WIB
punten ah ngiring ngawanohkeun, simkuring putra daerah pituin orang cukanggaleuh parakanmanggu parigi.


Anda dapat memberikan testimonial ataupun pesan tentang Pangandaran ataupun tentang website ini dengan menggunakan form dibawah ini . Kotak isian bertanda (*) wajib untuk diisi

*
*

*
*




Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
RM Laksana
Restaurant dan Cafe
RM Laksana
Pangandaran kaya akan hasil-hasil laut maka dari itu banyak rumah makan seafood di Pangandaran salah satunya Rumah makan Laksana,terletak di pasar ikan pantai timur pangandaran.Menyediakan makanan dari hasil laut salah satunya kepiting,cumi-cumi dan masih banyak lagi.